BERITA

BERITA

Duel Sengit di Lembunai Cup II 2026: SMANSA Komodo Bungkam Perlawanan Gigih SMP Arnoldus 9-2

​ Laga penuh gengsi tersaji di Lapangan GOR Labuan Bajo dalam ajang Turnamen Futsal Lembunai Cup II 2026, Sabtu (31/10), antara tim futsal putri SMP Arnoldus melawan SMANSA Komodo. Pertandingan ini menyajikan drama, kegigihan tinggi, dan hujan gol yang berakhir dengan skor 9-2 untuk kemenangan SMANSA Komodo.

​Sejak peluit kick-off dibunyikan, intensitas pertandingan langsung meninggi. SMANSA Komodo yang tampil dengan keunggulan fisik langsung mengambil inisiatif menyerang di bawah komando sang kapten, Siren. Di sisi lain, Gissel dan teman-temannya dari SMP Arnoldus meladeni permainan terbuka dengan penuh percaya diri berbekal kemenangan di laga sebelumnya.

​Keunggulan SMANSA Komodo lahir cepat ketika laga baru berjalan dua menit. Memanfaatkan dominasi tekanan, Siren melepaskan tendangan terarah yang gagal diamankan oleh penjaga gawang Arnoldus.

​Tekanan SMANSA tidak mengendur. Pada menit kelima, kiper Arnoldus diganjar pelanggaran yang berbuah tendangan bebas. Kerja sama apik dari skema bola mati ini kembali dituntaskan dengan sempurna oleh Siren untuk mengubah skor menjadi 2-0.

​Petaka bagi Arnoldus kembali terjadi pada menit ke-10. Sebuah kesalahan antisipasi (blunder) saat situasi bola keluar lapangan (out) dimanfaatkan dengan baik oleh pemain nomor punggung 11, April, dan memperlebar keunggulan SMANSA menjadi 3-0.

​Menolak menyerah, anak-anak asuh SMP Arnoldus bangkit. Usai water break, kapten tim Gissel menghidupkan asa lewat gol spektakuler dari tengah lapangan pada menit ke-11. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum, sekaligus membakar semangat juang skuad Arnoldus.

​Memasuki babak kedua, ujian berat menimpa SMP Arnoldus setelah kiper utama mereka sempat mengalami cedera ringan dan harus ditarik keluar. Kendati demikian, kiper pengganti tampil gemilang dan sukses menyuntikkan energi tambahan bagi rekan-rekannya.

​Hasilnya langsung terlihat pada menit kedua paruh kedua. Diandra sukses memperkecil kedudukan menjadi 2-3 setelah memanfaatkan bola muntar dari tangkapan kiper SMANSA Komodo.

​Namun, SMANSA merespons cepat. Tesa memperbesar keunggulan pada menit kelima, disusul gol dari Mada hanya berselang satu menit kemudian, mengubah skor menjadi 5-3. SMANSA semakin di atas angin setelah April (menit ke-7) dan sang kapten Siren (menit ke-8) kembali mencatatkan nama di papan skor, membuat kedudukan menjauh 7-2.

​Dominasi SMANSA berlanjut pascalaga water break. Siren kembali mencetak gol pada menit ke-13, sebelum ditutup oleh aksi individu ciamik dari Tesa pada menit ke-14 yang menggiring bola dari sudut lapangan, melewati adangan pemain Arnoldus, dan menutup pesta gol SMANSA menjadi 9-2.

Evaluasi Positif: Kekalahan Bukan Akhir

​Meski menelan kekalahan dengan skor cukup telak, performa SMP Arnoldus mendapat apresiasi tinggi. Mereka dinilai bukan tim sembarangan karena terbukti mampu memberikan perlawanan dan membobol gawang SMANSA Komodo, tim yang telah berpengalaman di berbagai ajang besar.

​Guru pendamping sekaligus guru Bahasa Indonesia SMP Arnoldus, Fardy, menegaskan bahwa kekalahan ini sama sekali tidak mematahkan semangat para pemain. Sebaliknya, turnamen ini menjadi modal berharga untuk menempa mental dan bakat para siswa agar bisa dibina secara lebih intensif ke depannya.

​"Kekalahan ini bukan hambatan untuk bertumbuh. Mereka masih punya peluang untuk berkembang jika dibimbing terus-menerus, dan saya pikir mereka akan jauh lebih baik lagi," ujar Fardy.

​Ia juga menyoroti aspek taktis yang menjadi bahan evaluasi tim pelatih. Menurutnya, sebagian besar kebobolan di babak kedua murni disebabkan oleh faktor transisi dan pemahaman posisi pemain di lapangan.

​"Mereka hanya butuh dibimbing untuk tahu posisi, karena kebobolan di babak kedua tadi murni kesalahan mereka karena tidak tahu posisi di mana mereka harus berdiri dan pada saat mana mereka harus menyerang," pungkasnya optimis.

YOUTUBE CHANEL