BERITA

BERITA

Meningkatkan Literasi Siswa, SMP Arnoldus Hidupkan Mading Sekolah

Para guru rumpun bahasa di SMP Arnoldus Labuan Bajo mempublikasikan karya literasi siswa di majalah dinding (mading) umum sekolah, Jumat (16/10/2026) sore. Publikasi ini menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para siswa dalam memperingati Bulan Bahasa.

Penerbitan karya di mading sekolah dipandang sebagai langkah penting untuk memantik kembali minat literasi siswa yang belakangan ini cenderung menurun.

​"Saya senang bisa membaca dan melihat karya-karya mereka. Meskipun belum sempurna, ini adalah bentuk apresiasi kita. Dengan melihat karyanya dipajang di mading, siswa akan semakin bersemangat untuk menulis dan menggambar," ujar Yova, salah satu guru bahasa Inggris.

​Sebelum dipublikasikan, para guru melakukan proses penyuntingan bersama untuk menyeleksi dan membedah karya. Karya yang sudah memenuhi standar langsung dipajang, sementara karya yang masih membutuhkan perbaikan disunting ulang. Meski demikian, para guru memastikan seluruh karya siswa pada akhirnya akan tetap dipublikasikan.

​"Untuk beberapa karya yang belum memadai, tugas kita sebagai guru adalah membantu menyempurnakannya sebelum dipajang. Hal sederhana seperti ini tentu sangat membanggakan bagi mereka," tegas Itak, guru lainnya.

Para pendidik menyadari bahwa menghidupkan mading sekolah merupakan media paling efektif dalam membangun budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.

​Guru Bahasa Indonesia SMP Arnoldus, Fardy, menegaskan pentingnya konsistensi dalam mengelola mading sebagai sarana edukasi visual dan literasi harian.

​"Tidak ada cara yang lebih efektif selain menghidupkan dan mengembangkan mading sekolah. Ketika ada hasil karya sendiri yang dipajang, siswa setidaknya akan meluangkan waktu 5 hingga 10 menit untuk membaca atau sekadar melihatnya. Dari situlah semangat membaca dan menulis akan tumbuh," tutur Fardy.


YOUTUBE CHANEL